Jika engkau berjilbab dan ada yang mempermasalahkan akhlakmu katakan pada
mereka bahwa “Antara jilbab dan akhlak adalah dua hal yang berbeda”. Berjilbab
adalah murni perintah dari Allah swt , wajib untuk wanita muslimah yang sudah
baligh tanpa memandang akhlaknya baik ataupun buruk, sedangkan akhlak adalah
budi pekerti yang tergantung pada pribadi masing-masing. Jika seorang wanita
berjilbab melakukan dosa atau pelanggaran, itu bukan karena jilbabnya namun
karena akhlaknya. “Yang berjilbab belum tentu berakhlak mulia, namun yang
berakhlak mulia pasti berjilbab”. Sebagai seorang muslimah, menutup aurat itu
WAJIB. Tidak ada tawar menawar dalam hal ini.
Namun terkadang jilbab dijadikan sebagai tolak ukur perilaku seseorang.
“Dia berjilbab, tetapi kelakuannya buruk”. Mengapa harus menyalahkan jilbabnya
?! Tog dengan dia memakai jilbab sudah menutupi auratnya dari pandangan kaum
adam. bukankah ia sudah menjalankan satu kewajiban.
Jika ada wanita yang berjilbab namun memiliki akhlak yang buruk. Berarti,
ia hanya sekedar mengetahui belum memahami. Kita tidak boleh menyalahka
jilbabnya, karena menutup aurat itu kewajiban, cukup pribadinya.
Kesimpulan : Pakailah jilbabmu seraya tidak sekedar berniat untuk melakuka
suatu hal yang wajib dari perintah Allah. Jangan kamu memakai jilbab hanya untu
fashion belaka, atau memakai jilbab untuk menutupi kejelekan sifatmu. Ikhlaslah
memakai jilbab untuk kebaika dirimu, dan jadikan hijab sebagai kebutuhanmu,
niscaya kelak kamu akan merasakan manfaat jilbabmu dan berubahlah akhlakmu.
InshaAllah
0 komentar:
Posting Komentar