Tugas yang tak pernah
usai adalah hal yang sering dikeluhkan oleh setiap murid
*termasuk aku sih hehe
Namanya juga murid yah, tentu nggak pernah lepas dari yang namanya PR (Pekerjaan Rumah), sehari-hari pasti selalu saja ada tugas yang diberikan oleh guru tapi itulah cara guru supaya kita mau belajar dirumah, kalo nggak ada tugas pasti nggak mungkin dibuka kan tuh buku. Terkadang sebagai murid kita salah mengartikan maksud guru yang selalu memberikan kita tugas itu, kita menganggap bahwa guru itu killer, kejam, nyiksa muridnya dll. Padahal jauh dari itu semua, guru hanya ingin supaya anak muridnya lebih giat belajar lagi baik disekolah maupun dirumah. Toh, itu juga buat kebaikan kita kan
Dan kadang kita senang sekali menunda-nunda waktu untuk mengerjakan tugas, jadi saat tugas itu besoknya udah mau dikumpulin, malam harinya kita pasti ribet sendiri atau bahkan baru besok paginya disekolah buru-buru ngerjakan tugasnya. Koreksi diri masing-masing yah, sebenarnya tugas itu numpuk karena kesalahan kita sendiri, jangan pernah kita nyalahin guru karena memberi tugas terlalu banyak. Tugas menumpuk karena kita yang lalai, kita terbiasa menunda-nunda untuk mengerjakannya. Tiap kali kita malas buat belajar coba ingat deh ada orang yang bekerja keras buat nyekolahin kita. Iya mereka adalah kedua orang tua kita, mereka pasti ingin sekali anaknya sukses dan kita juga pasti mau kan jadi kebanggaan orang tua. Jadi salah satu cara agar kita bisa sukses adalah dengan belajar lebih giat lagi supaya sukses study dan karir semuda mungkin dan utamakan pelajaran daripada cinta-cintaan kan jadi kebanggaan orang tua. Jadi salah satu cara agar kita bisa sukses adalah dengan belajar lebih giat lagi supaya sukses study dan karir semuda mungkin dan utamakan pelajaran daripada cinta-cintaan yah, jangan banyak ngeluh juga. Kalau ada tugas cepat diselesaikan biar nggak numpuk jangan dibiasakan nunda-nunda terus.
Ada sebuah hadis Nabi Saw. yang menurutku ada hubungannya dengan kebiasaan buruk kita yang suka menunda-nunda suatu pekerjaan.
Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara :
[1] Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
[2] Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
[3] Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
[4] Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
[5] Hidupmu sebelum datang kematianmu.”
(HR. Al Hakim)
Dari hadits diatas dapat kita simpulkan bahwa kita harus memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya baik itu waktu muda, waktu sehat, waktu kaya, waktu luang, dan waktu hidup.
Al-Munawi mengatakan : Lima hal ini (waktu muda, masa sehat masa luang, masa kaya dan waktu ketika hidup) barulah seseorang betul-betul mengetahui nilainya setelah kelima hal tersebut hilang
Jadi jangan suka menunda-nunda suatu pekerjaan yang sebenarnya bisa kita lakukan saat ini yah..
*termasuk aku sih hehe
Namanya juga murid yah, tentu nggak pernah lepas dari yang namanya PR (Pekerjaan Rumah), sehari-hari pasti selalu saja ada tugas yang diberikan oleh guru tapi itulah cara guru supaya kita mau belajar dirumah, kalo nggak ada tugas pasti nggak mungkin dibuka kan tuh buku. Terkadang sebagai murid kita salah mengartikan maksud guru yang selalu memberikan kita tugas itu, kita menganggap bahwa guru itu killer, kejam, nyiksa muridnya dll. Padahal jauh dari itu semua, guru hanya ingin supaya anak muridnya lebih giat belajar lagi baik disekolah maupun dirumah. Toh, itu juga buat kebaikan kita kan
Dan kadang kita senang sekali menunda-nunda waktu untuk mengerjakan tugas, jadi saat tugas itu besoknya udah mau dikumpulin, malam harinya kita pasti ribet sendiri atau bahkan baru besok paginya disekolah buru-buru ngerjakan tugasnya. Koreksi diri masing-masing yah, sebenarnya tugas itu numpuk karena kesalahan kita sendiri, jangan pernah kita nyalahin guru karena memberi tugas terlalu banyak. Tugas menumpuk karena kita yang lalai, kita terbiasa menunda-nunda untuk mengerjakannya. Tiap kali kita malas buat belajar coba ingat deh ada orang yang bekerja keras buat nyekolahin kita. Iya mereka adalah kedua orang tua kita, mereka pasti ingin sekali anaknya sukses dan kita juga pasti mau kan jadi kebanggaan orang tua. Jadi salah satu cara agar kita bisa sukses adalah dengan belajar lebih giat lagi supaya sukses study dan karir semuda mungkin dan utamakan pelajaran daripada cinta-cintaan kan jadi kebanggaan orang tua. Jadi salah satu cara agar kita bisa sukses adalah dengan belajar lebih giat lagi supaya sukses study dan karir semuda mungkin dan utamakan pelajaran daripada cinta-cintaan yah, jangan banyak ngeluh juga. Kalau ada tugas cepat diselesaikan biar nggak numpuk jangan dibiasakan nunda-nunda terus.
Ada sebuah hadis Nabi Saw. yang menurutku ada hubungannya dengan kebiasaan buruk kita yang suka menunda-nunda suatu pekerjaan.
Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara :
[1] Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
[2] Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
[3] Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
[4] Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
[5] Hidupmu sebelum datang kematianmu.”
(HR. Al Hakim)
Dari hadits diatas dapat kita simpulkan bahwa kita harus memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya baik itu waktu muda, waktu sehat, waktu kaya, waktu luang, dan waktu hidup.
Al-Munawi mengatakan : Lima hal ini (waktu muda, masa sehat masa luang, masa kaya dan waktu ketika hidup) barulah seseorang betul-betul mengetahui nilainya setelah kelima hal tersebut hilang
Jadi jangan suka menunda-nunda suatu pekerjaan yang sebenarnya bisa kita lakukan saat ini yah..

